Rabu, 21 Mei 2014

Pengganti UTS




11. Tuliskanlah kembali Alamat Blog Saudara.
Jawab:
            www.kimywriter.blogspot.com

22. Jelaskanlah Istilah-istilah berikut ini.
1.     Chanell link
Channel adalah garis trend yang digambar secara paralel, dan baik puncak maupun dasarnya adalah area yang berpotensi mengalami support atau resistance. Berikut gambar dari chanell link :

Langkah untuk menggambar garis channel cukup mudah. Untuk channel naik atau up channel, kita cukup menarik garis paralel pada sudut yang sama seperti garis uptrend lalu geserlah garis tersebut ke posisi baris yang menyentuh puncak yang paling baru. Hal ini harus dilakukan bersamaan saat membuat garis trendline.

      2.    Basic Link
kode instruksi / simbolis yang memiliki sebuah acuan dalam jaringan ke jaringan lain yang dapat digunakan oleh para pengguna.

      3. Horizontal cabel
Sistem pengkabelan horizontal terdiri dari kabel-kabel yang tersusun secara horizontal, terminasi mekanikal, dan patch cords (jumper). Pengertian horizontal disini adalah sistem pengkabelan akan berjalan secara horizontal baik diatas lantai ataupun di bawah atap. Orizontal kabel yang menghungkan host/computer ke 1 wiring closet(antara cross – connect panel di satu wiring closet) sering menggunakan 100 ohm , 4 pair, UTP, solid conductor cable, ditentukan dalam standart ANSI/TIA/EIA – 568 untuk komersial bangunan.
Ada beberapa servis atau system yang harus diperhatikan ketika mendesain suatu sistem pengkabelan secara horizontal, yaitu:

ROUTING DINAMIS DENGAN OSPF

Pada praktikum ini kita akan mengkonfigurasi satu daerah jaringan OSPF. Berikut
jaringan gambaran topologi yang kita rancang. 
                      Dan gambar dibawah ini merupakan gambar topologi secara rinci.
Pada topologi ini memliki 3 router yang terhubung bersama dalam jaringan
10.10.1.0/24 dan setiap router juga memiliki satu jaringan tambahan yang terpasang sebagai
satu jaringan lokal.
Ada tiga elemen dasar konfigurasi OSPF:
- Enable OSPF instance
- OSPF area configuration
- OSPF network configuration
1. Berikut konfigurasi alamat melalui terminal yang akan kita gunakan.
R1
 
R2
 
R3
 
Konfigurasi ini juga dapat kita lakukan melalui interface GUI dengan langkah:
- IP -> Address
Konfigurasi IP Address pada R3.
a. Konfigurasi IP Address port yang terhubung ke R1
 
b. Konfigurasi IP Address port yang terhubung ke R2
 
c. Konfigurasi IP Address LAN R3
2. Kemudian pastikan setingan OSPF instance pada R1, R2, dan R3 seperti gambar
berikut.
 
        Seperti yang terlihat router-id adalah 0.0.0.0, itu berarti bahwa router akan menggunakan salah satu dari alamat IP router sebagai router-id. Dalam kebanyakan kasus, dianjurkan untuk mengatur alamat IP loopback sebagai routerid. Alamat IP loopback adalah maya, alamat perangkat lunak yang digunakan
untuk identifikasi router dalam jaringan. Manfaatnya adalah bahwa alamat loopback selalu up (aktif) dan tidak bisa turun sebagai antarmuka fisik. Protokol OSPF digunakan untuk komunikasi antar router yang diidentifikasi oleh router-id. Antarmuka loopback diatur sebagai berikut:
3. Buat interface bridge pada R1 misalnya dengan nama, "loopback".
Berikut langkah-langkahnya: